BAZNAS Kota Bekasi Fokus Perkuat SDM dan Optimalkan Program Kerja pada 100 Hari Pertama

Selasa, 02 Jun 2026 - 15:11 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

SOROTBERITA | KOTA BEKASI – Wakil Ketua Bidang 4 Administrasi Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi, Mulyadi Efendi menyatakan bahwa fokus utama program 100 hari kerja kepengurusan baru BAZNAS Kota Bekasi adalah penguatan sumber daya manusia (SDM), penyegaran organisasi, serta optimalisasi pelaksanaan program yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT).

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi saat memberikan keterangan kepada awak media di Kota Bekasi, Rabu (2/6/2026).

Menurut Mulyadi, BAZNAS Kota Bekasi dipimpin oleh lima orang pimpinan yang masing-masing memiliki tanggung jawab sesuai bidang dan fungsi yang telah ditetapkan.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Bidang 4 Administrasi Umum, ia menegaskan bahwa pengembangan kualitas SDM menjadi salah satu prioritas utama pada masa awal kepengurusan.

“Unsur pimpinan BAZNAS Kota Bekasi terdiri dari lima orang dan masing-masing membawahi bidang sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Untuk bidang yang saya pimpin, fokus programnya adalah pemberdayaan dan penguatan SDM,” kata Mulyadi.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan zakat memerlukan sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan kapasitas yang memadai. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kinerja personel akan dilakukan guna memastikan setiap posisi diisi oleh sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BAZNAS Kota Bekasi berencana melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi sejumlah personel yang dinilai perlu mendapatkan penugasan baru.

“Dalam 100 hari pertama, kami akan fokus pada penguatan SDM, termasuk melakukan rotasi terhadap beberapa personel yang dinilai perlu penyegaran. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja organisasi,” ujarnya.

Selain penguatan SDM, Mulyadi menuturkan bahwa kepengurusan baru BAZNAS Kota Bekasi saat ini masih menjalankan program-program yang telah tertuang dalam RKAT Tahun 2026 yang disusun oleh kepengurusan sebelumnya.

Menurut dia, karena kepengurusan baru mulai bertugas pada pertengahan tahun, pelaksanaan program kerja masih mengacu pada perencanaan yang telah disepakati sebelumnya.

“Kami merupakan kepengurusan baru yang masuk di pertengahan tahun, sehingga untuk sementara fokus kami adalah menjalankan RKAT yang telah disusun dan disepakati sebelumnya untuk tahun 2026,” katanya.

Mulyadi berharap langkah penguatan SDM dan optimalisasi pelaksanaan program tersebut dapat memperkuat tata kelola organisasi BAZNAS Kota Bekasi. Dengan demikian, penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan Profesional.(Regar)