Kota Bekasi Pimpin Verifikasi PBI JKN di Jawa Barat, Capaian Provinsi Baru 56,52 Persen
Bagikan atau simpan
SOROTBERITA | Bandung – Proses verifikasi lapangan atau ground check peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) Tahap II di Provinsi Jawa Barat hingga 5 Mei 2026 baru mencapai 56,52 persen.
Berdasarkan data pembaruan dari aplikasi Simpul.32net.id yang dirilis pada pukul 18.00 WIB, total sasaran verifikasi di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat mencapai 1.153.790 peserta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 652.102 data telah terverifikasi, sementara 501.687 lainnya masih dalam proses.
Kota Bekasi mencatat capaian tertinggi dalam pelaksanaan ground check tersebut. Dari total sasaran sebanyak 61.422 peserta, sebanyak 58.811 peserta telah diverifikasi atau mencapai 95,75 persen. Sementara itu, tersisa 2.610 data yang belum diperiksa.
Posisi kedua ditempati Kota Tasikmalaya dengan capaian 83,45 persen atau 17.127 data terverifikasi dari total 20.523 sasaran. Disusul Kota Banjar di posisi ketiga dengan capaian 83 persen, yakni 2.874 data terverifikasi dari total 3.450 sasaran.
Selain itu, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bekasi juga masuk dalam lima besar wilayah dengan progres tertinggi. Kabupaten Ciamis mencatat capaian 81,93 persen, sedangkan Kabupaten Bekasi mencapai 81,04 persen.
Di sisi lain, Kabupaten Karawang menjadi daerah dengan progres terendah. Dari total sasaran 98.918 peserta, baru 23.684 data yang berhasil diverifikasi atau sekitar 23,94 persen. Sebanyak 75.234 data lainnya masih belum terverifikasi.
Kota Bandung berada di posisi kedua terbawah dengan capaian 31,03 persen, disusul Kabupaten Subang sebesar 39,48 persen, Kota Bogor 40,31 persen, dan Kabupaten Sukabumi 40,8 persen.
Sejumlah daerah dengan jumlah sasaran besar juga masih mencatat progres di bawah rata-rata provinsi. Kabupaten Cianjur baru mencapai 47,7 persen dari total 82.506 sasaran.
Sementara Kabupaten Kuningan mencapai 50,73 persen, Kabupaten Cirebon 52,08 persen, dan Kabupaten Bandung Barat 54,47 persen dari total 55.263 sasaran.
Perbedaan capaian antarwilayah menjadi perhatian dalam pelaksanaan verifikasi tahap kedua ini. Daerah dengan jumlah sasaran tinggi seperti Bogor, Sukabumi, dan Karawang dinilai masih memerlukan percepatan pelaksanaan verifikasi lapangan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
Ground check PBI JKN dilakukan untuk memastikan data penerima bantuan iuran kesehatan tetap akurat dan tepat sasaran. Verifikasi tersebut juga bertujuan memperbarui data kepesertaan, termasuk menghapus peserta yang dinilai sudah tidak memenuhi syarat menerima bantuan.(Regar)






