Sigap Tangani Kebocoran Pipa Gas, Damkar Kota Bekasi Tutup Akses dan Cegah Bahaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:59 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

SOROTBERITA | ‎KOTA BEKASI – Warga sekitar sempat dikejutkan dan digegerkan dengan adanya semburan kuat yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas. Kejadian berlangsung pada Jumat (29 Mei 2026) sore, sekitar pukul 14.40 WIB, dengan ketinggian semburan mencapai kurang lebih tiga meter, sebelum akhirnya berhasil dihentikan total pada pukul 15.40 WIB.

‎‎Menyusul laporan yang masuk dari masyarakat, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bekasi bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Langkah-langkah pengamanan segera diterapkan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama potensi bahaya kebakaran yang bisa timbul akibat kebocoran gas tersebut.

‎‎Kepala Seksi Operasi dan Penyelamatan Damkar Kota Bekasi, M. Say Fullo Donton, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait begitu tiba di lokasi untuk memastikan penanganan yang tepat dan akurat.

‎‎“Kita langsung meluncur dan melakukan konfirmasi ke PDAM, BGN, serta PLN. Setelah tim PDAM hadir dan melakukan pengecekan mendalam, diketahui bahwa kebocoran tersebut bersumber dari pipa milik BGN yang posisinya berada di bawah aliran air gorong-gorong,” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada awak media.

‎‎Lebih lanjut, Donton menegaskan bahwa respons cepat menjadi prioritas utama tim Damkar dalam menangani kejadian yang berpotensi membahayakan ini. Menurutnya, kecepatan kedatangan sangat krusial demi keamanan warga sekitar.

‎‎“Sejak laporan diterima, pihak Damkar tidak sampai lima menit sudah tiba di lokasi. Saat itu semburan mencapai ketinggian minimal tiga meter. Kami langsung bersiaga di lokasi dan melakukan pengalihan akses agar warga tidak mendekat, serta memastikan tidak ada aktivitas berbahaya seperti merokok di sekitar area kejadian,” tambahnya.

‎Dalam operasi pengamanan tersebut, Damkar Kota Bekasi menerjunkan satu regu yang beranggotakan enam personel. Area di bagian depan maupun belakang lokasi kejadian turut ditutup sementara demi menjaga keselamatan masyarakat selama proses penanganan berlangsung.

‎‎Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kebakaran. Setelah dilakukan penanganan intensif selama kurang lebih satu jam, semburan gas akhirnya berhasil dihentikan sepenuhnya dan situasi di lokasi kembali aman serta kondusif.‎(Regar)