Percantik Kota, Bekasi Bangun Jaringan Kabel Bawah Tanah Sepanjang 290 Km

Senin, 20 Apr 2026 - 13:05 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

Tandatangan proyek ducting PT Mitra Patriot dengan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara yang dihadiri Wali Kota Bekasi.

SOROT BERITA | BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, mulai melakukan penataan besar-besaran terhadap infrastruktur telekomunikasi, dengan membangun jaringan kabel bawah tanah (ducting) sepanjang 290 kilometer.

Proyek tersebut menjadi solusi atas semrawutnya kabel udara, yang selama ini mengganggu estetika dan keselamatan pengguna jalan.

Adapun oembangunan infrastruktur digital itu dikelola melalui kerja sama strategis, antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Mitra Patriot (PTMP) dengan PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN).

Direktur Utama PTMP, David Rahardja, menegaskan bahwa seluruh biaya investasi proyek itu, ditanggung sepenuhnya oleh pihak investor. Artinya, pembangunan jalur kabel bawah tanah di 168 ruas jalan tersebut, sama sekali tidak membebani APBD Kota Bekasi maupun APBN.

"Kami berharap kabel-kabel yang selama ini menjuntai dapat diturunkan secara bertahap ke bawah tanah, sehingga kota menjadi lebih tertata dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin," ujar David usai penandatanganan kerja sama di Bekasi, Senin (20/4/2026).

David menambahkan, selain merapikan wajah kota, proyek tersebut bertujuan menghindari risiko kecelakaan akibat kabel yang menjuntai, atau tertarik kendaraan besar yang kerap membahayakan masyarakat.

Meski dibiayai penuh oleh investor, proyek tersebut tetap memberikan kontribusi ekonomi, bagi daerah melalui skema pembagian keuntungan. Dalam kerja sama tersebut, PTMP mendapatkan porsi 10 persen dari keuntungan, di mana lebih dari separuhnya akan disetorkan ke kas daerah.

"Dari porsi 10 persen itu, sebanyak 55 persen akan disetorkan kepada Pemerintah Kota Bekasi sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara sisanya digunakan untuk pengembangan usaha," urai David.

Proyek ambisius itu ditargetkan rampung secara keseluruhan, dalam waktu empat tahun. Namun, untuk tahap awal, PTMP menargetkan pembangunan sepanjang 70 kilometer, dapat diselesaikan dalam satu tahun pertama, atau tepatnya pada April 2027.

Jaringan ducting bawah tanah itu nantinya akan menjadi infrastruktur bersama, yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai operator telekomunikasi.

Langkah ini diharapkan menjadi model baru pembangunan infrastruktur perkotaan, yang mandiri secara finansial sekaligus mendukung transformasi digital di Kota Patriot. (Pnd)