Pemerhati Desak Propam Polda Metro Jaya Usut Tuntas Video Viral Calo SIM 'Kerjasama' Sama Oknum Petugas Satpas Kota Bekasi

Selasa, 30 Jun 2026 - 08:16 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

Pemerhati kepolisian, Poengky Indarti/dok.Istimewa

SOROTBERITA | KOTA BEKASI -Pemerhati Kepolisian Poengky Indarti mendesak Kapolresta dan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota segera merespons video viral di TikTok akun @ujungpublik. Video berdurasi 7 menit 19 detik itu mengungkap dugaan praktik percaloan dan pungutan tidak resmi pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Polres Metro Bekasi Kota.

‎“Jika benar apa yang disampaikan seseorang di medsos TikTok dengan akun @ujungpublik, saya berharap atensi cepat Kapolresta dan Kasat Lantas Polrestro Bekasi Kota terkait hal ini,” ujar Poengky dalam keterangan tertulis yang diterima Sorotberita.com, Selasa (30/6/2026).

‎Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2016-2020 dan 2020-2024 ini juga meminta Bidang Propam Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan tersebut secara tuntas dan transparan. 

‎“Segera menindaklanjuti dengan pemeriksaan serius untuk mengetahui kebenarannya, dan memproses pidana para pelakunya jika hasil pemeriksaan mengarah pada adanya tindak pidana,” kata Poengky.

‎ ‎Penasihat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Bidang Hukum dan HAM itu juga menegaskan, apabila terbukti ada anggota Polri yang terlibat, maka harus diproses sesuai aturan internal kepolisian. 

‎‎“Jika ada anggota Kepolisian yang diduga terlibat, maka kepada yang bersangkutan juga harus diproses kode etik,” tegas Poengky.

‎Ia mengingatkan, Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berupaya memperbaiki sistem dan meningkatkan profesionalitas serta kualitas pelayanan publik. “Citra Polri juga menunjukkan peningkatan. Janganlah dikotori dengan perilaku-perilaku buruk demi menguntungkan diri sendiri,” ujarnya.

*Minta Masyarakat Tolak Percaloan*

‎ ‎Poengky juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi layanan publik. Ia meminta warga tidak ragu melapor jika menemukan penyimpangan dan tidak ikut terlibat dalam praktik percaloan.

‎‎“Saya juga berharap masyarakat segera melapor jika menjumpai penyelewengan seperti ini dan jangan sekali- kali ikut melanggengkan praktik percaloan karena Anda berarti sudah menyuburkan korupsi di negeri ini,” tutupnya.

‎‎Dalam video yang diunggah akun @ujungpublik, (28/6/2026), diduga seorang pria yang mengaku calo merinci tarif “jalur khusus” SIM A Rp700.000 dan SIM C Rp670.000 tanpa melalui tes kesehatan, psikologi, maupun ujian praktik dan diduga bekerjasama dengan oknum petugas Satpas SIM Kota Bekasi untuk melancarkan aksinya. Hingga berita ini diturunkan, Kasat Lantas dan Kapolres Metro Bekasi Kota belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut.(Bandaharo)