SOROT BERITA | BEKASI - Rencana pemerintah melatih 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga sebagai Komponen Cadangan (Komcad) mulai April 2026, mendapat respons positif dari organisasi kemasyarakatan di Bekasi.
Program yang dijadwalkan berjalan dalam dua gelombang itu bersifat sukarela, dan telah memiliki dasar hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019, tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Ketua DPW II Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kota dan Kabupaten Bekasi, Frits Saikat, menyatakan dukungan penuh atas program tersebut, khususnya bagi ASN di wilayah Bekasi Raya yang dinilainya memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Jabodetabek.
"ASN di sini merupakan pilar utama yang dapat memperkuat sistem pertahanan kita dari tingkat lokal. Wilayah Bekasi Raya bukan hanya kawasan dengan pertumbuhan ekonomi pesat, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan," kata Frits melalui pernyataan tertulis, Minggu (8/3/2026).
Frits menilai, ASN yang memahami kondisi lokal dapat menjadi ujung tombak dalam mengidentifikasi potensi ancaman, dan membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam kerangka bela negara.
"ASN telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat sehari-hari. Dengan bergabung dalam Komcad, mereka akan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk berperan lebih aktif, dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI. Ini bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk pengabdian yang mulia kepada bangsa," ujarnya.
Diketahui, bahwa Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, sebelumnya menegaskan bahwa program Komcad ASN tidak bertujuan menggantikan peran TNI sebagai garda terdepan pertahanan, melainkan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan semangat pengabdian di kalangan birokrat.
Atas dasar itu, Frits mengajak seluruh ASN di Kota dan Kabupaten Bekasi, untuk merespons program ini dengan antusias, sekaligus mengimbau masyarakat luas untuk memberikan dukungan.
"Pertahanan negara adalah tanggung jawab bersama. Bersama kita akan membangun Bekasi Raya yang aman, damai, dan siap membela tanah air," tegasnya. (Pandu)

