Masjid Asaa Indonesia Wujudkan Konsep Masjid Berdaya: Sentuhan Sosial-Agamis Idul Adha Jangkau Warga Bantar Gebang

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:30 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

SOROTBERITA | ‎BEKASI – Perayaan Hari Raya Idul Adha menjadi momen nyata bagi Masjid Asaa Indonesia untuk menegaskan peran strategisnya sebagai masjid berdaya.

Lebih dari sekadar tempat ibadah ritual, masjid ini berhasil menghadirkan sentuhan sosial-keagamaan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah yang kerap terpinggirkan.

‎Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Masjid Asaa Indonesia menyelenggarakan kegiatan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban sebanyak dua ekor sapi dan dua ekor kambing. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara jemaah masjid dan mitra strategis, PT CG Link, yang turut memberikan dukungan penuh dalam penyediaan hewan kurban.

‎‎Proses pelaksanaan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung aman, nyaman, serta lancar hingga memasuki waktu Salat Asar. Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat dan komunitas yang bergerak bersama jajaran pengurus, di bawah koordinasi Ketua Yayasan, Singgih Andika.

‎‎Berbagai pihak turut bersinergi menyukseskan acara tersebut, antara lain tim jagal profesional yang dipimpin langsung oleh Ustaz Abdul Fatah, tim panahan One-Shaft Archery, relawan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) SMAN 6 Tambun Selatan, Aliya Roti atau Tim Ustaz Ali yang senantiasa mendukung operasional masjid, tim Sedekah Daging Jumat (Sijum) Rawalumbu, serta Relawan GESIT yang memberikan semangat besar bagi panitia melalui program sedekah daging.

‎‎Gerakan nyata dari konsep masjid berdaya ini tidak hanya dirasakan oleh warga sekitar masjid di kawasan Jatimulya, tetapi juga menjangkau warga yang bermukim di sekitar kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Bagi warga di lokasi tersebut, kehadiran daging kurban dari Masjid Asaa Indonesia membawa kebahagiaan mendalam yang selama ini jarang mereka rasakan.

‎‎"Kami sangat bahagia. Selama beberapa kali Lebaran, kami belum bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain. Hari ini, berkat Masjid Asaa Indonesia, kebahagiaan itu bukan cuma milik orang lain, tapi jadi kebahagiaan kami juga," ungkap salah satu warga penerima manfaat dengan penuh haru.

‎Warga pun berharap agar para donatur dan pihak-pihak baik hati terus konsisten menyalurkan hewan kurban hingga ke wilayah Bantar Gebang di tahun-tahun mendatang.

‎Menanggapi suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, Pimpinan Masjid Asaa Indonesia, Ustadz Akhirul Soleh, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kolaborasi lintas elemen tersebut. Menurutnya, esensi Idul Adha adalah tentang pengorbanan dan berbagi.

‎‎"Alhamdulillah, esensi dari Idul Adha adalah pengorbanan dan berbagi. Melalui kolaborasi dengan PT CG Link, para jemaah, dan relawan, kita ingin memastikan bahwa hewan kurban ini benar-benar tersampaikan kepada mereka yang paling berhak. Inilah wujud nyata dari sentuhan sosial-agamis yang inklusif," ujar Ustadz Akhirul.

‎‎Sementara itu, Pembina Masjid Asaa Indonesia, Teguh Sarwono, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari visi besar untuk membangun kemandirian dan keberdayaan masjid di tengah masyarakat. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat berlanjut secara berkelanjutan demi cita-cita jangka panjang masjid.

‎"Harapan besar kami, sinergitas yang luar biasa ini tidak berhenti di sini, tetapi terus terbangun secara berkelanjutan. Kami bercita-cita agar Masjid Asaa Indonesia segera memiliki bangunan fisik yang kokoh, sehingga mampu menjadi pusat peradaban yang bermanfaat luas serta memberikan pelayanan terbaik dan ternyaman bagi umat Islam," tutur Teguh dengan penuh optimis.

‎Melalui keberhasilan agenda kurban tahun ini, Masjid Asaa Indonesia bersama seluruh jajaran yayasan dan pengurus mengirimkan pesan kuat: bahwa masjid yang berdaya akan senantiasa hadir menjadi oase yang menyejahterakan masyarakat, baik secara spiritual maupun sosial kemasyarakatan.‎(Red)