Puncak HPN Bekasi Raya 2026 Lahirkan Deklarasi Pers Bekasi Raya
Bagikan atau simpan
SOROTBERITA | KOTA BEKASI – Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia mencapai puncaknya pada Sabtu (13/6/2026) di Gedung Creative Center (GCC), Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Mengusung tema "Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju", kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers Kota dan Kabupaten Bekasi melalui lahirnya Deklarasi Pers Bekasi Raya 2026. Deklarasi itu memuat komitmen bersama untuk menjaga kemerdekaan pers, memperkuat profesionalisme, serta meningkatkan solidaritas antarsesama wartawan.
Acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 dihadiri ratusan wartawan dari berbagai organisasi profesi, kelompok kerja (pokja), komunitas pers, paguyuban wartawan, pimpinan perusahaan media, tokoh masyarakat, akademisi, mitra kerja, serta sejumlah elemen yang selama ini mendukung perkembangan dunia jurnalistik di Bekasi Raya.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan HPN Bekasi Raya telah diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, seperti seminar jurnalistik, santunan kepada anak yatim piatu, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Pada hari terakhir, fokus kegiatan diarahkan pada penguatan komitmen insan pers dalam menghadapi tantangan industri media di era digital.
Agenda utama kegiatan adalah pembacaan dan pengesahan Deklarasi Pers Bekasi Raya 2026, yang merupakan hasil kesepakatan bersama organisasi profesi wartawan, komunitas media, kelompok kerja wartawan, dan perusahaan media yang terlibat dalam penyelenggaraan HPN Bekasi Raya 2026.
Dalam deklarasi tersebut, insan pers Bekasi Raya menyatakan komitmennya untuk menjaga kemerdekaan pers sebagai salah satu pilar demokrasi dengan menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Selain itu, para peserta juga bersepakat untuk menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, faktual, serta bermanfaat bagi masyarakat.
Deklarasi tersebut juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk hoaks, fitnah, ujaran kebencian, disinformasi, serta penyalahgunaan profesi yang dapat mencederai kehormatan dan marwah pers.
Komitmen lainnya adalah memperkuat persatuan dan solidaritas antarinsan pers tanpa memandang latar belakang organisasi, mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui fungsi kontrol sosial yang konstruktif, serta membangun sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk mewujudkan Bekasi Raya yang maju, aman, dan sejahtera.
Pembacaan deklarasi berlangsung khidmat. Seluruh peserta kemudian menyuarakan seruan bersama, yakni:
"Pers Bersatu!"
"Bekasi Raya Maju!"
"Tegak, Kritis, dan Bermartabat!"
Seruan tersebut menggema di lokasi acara dan menjadi simbol kuat kebersamaan insan pers Bekasi Raya dalam menjaga integritas profesi di tengah berbagai tantangan dunia jurnalistik.
Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ade Muksin, mengatakan bahwa lahirnya Deklarasi Pers Bekasi Raya 2026 merupakan salah satu capaian terpenting dalam penyelenggaraan HPN tahun ini.
"Deklarasi ini bukan hanya dokumen seremonial, tetapi komitmen moral seluruh insan pers Bekasi Raya untuk menjaga profesionalisme, independensi, integritas, serta terus menghadirkan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ade Muksin.
Ia menambahkan, HPN Bekasi Raya 2026 menjadi wadah silaturahmi dan konsolidasi bagi berbagai elemen pers yang memiliki latar belakang organisasi berbeda.
"Melalui HPN Bekasi Raya 2026, kami ingin menunjukkan bahwa persatuan wartawan adalah kekuatan besar dalam menjaga marwah profesi dan mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang berkualitas," katanya.
Ade Muksin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Forkopimda, organisasi wartawan, perusahaan media, sponsor, relawan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Panitia HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia, Wahyu Gusnanda P., yang akrab disapa Arab, menilai Deklarasi Pers Bekasi Raya 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi pers sebagai pilar demokrasi sekaligus penjaga kepentingan publik.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang begitu cepat menuntut wartawan untuk semakin profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
"Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan harus tetap menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya. Deklarasi ini menegaskan komitmen kita untuk menolak hoaks, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta menjaga kepercayaan publik terhadap media," ujarnya.
Ia berharap semangat yang lahir dari HPN Bekasi Raya 2026 dapat terus diwujudkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari.
"Tema 'Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju' harus menjadi semangat bersama untuk membangun dunia pers yang sehat, profesional, independen, dan bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Dukungan terhadap deklarasi tersebut juga disampaikan Ketua AWPI Kabupaten Bekasi, H. Muhammad Sei. Menurutnya, penyelenggaraan HPN Bekasi Raya 2026 berhasil mempertemukan berbagai organisasi wartawan dalam semangat kebersamaan.
"Persatuan wartawan adalah modal utama dalam menjaga profesionalisme dan kualitas jurnalistik. HPN Bekasi Raya 2026 membuktikan bahwa kita dapat bersatu demi tujuan yang lebih besar, yaitu menjaga marwah profesi dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Setelah seluruh agenda deklarasi selesai dilaksanakan, suasana kegiatan berubah menjadi lebih santai dan penuh keakraban. Penutupan HPN Bekasi Raya 2026 semakin meriah dengan kehadiran artis nasional Ozy Syahputra yang menghibur para peserta dan tamu undangan.
Dengan gaya khasnya yang humoris dan komunikatif, Ozy Syahputra berhasil mencairkan suasana serta menghadirkan hiburan yang disambut antusias oleh para wartawan dan undangan. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto bersama sebagai bagian dari momen penutupan kegiatan.
Ketua Panitia Ade Muksin menyebut kehadiran Ozy Syahputra merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh insan pers dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan selama tiga hari.
"Selain menjadi momentum penguatan profesionalisme dan persatuan insan pers, kami juga ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat bagi seluruh peserta. Kehadiran Bang Ozy menjadi warna tersendiri dalam penutupan HPN Bekasi Raya 2026," ujarnya.
Berakhirnya rangkaian Hari Pers Nasional Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia menegaskan komitmen insan pers Kota dan Kabupaten Bekasi untuk terus menjaga kemerdekaan pers, meningkatkan kompetensi jurnalistik, memperkuat solidaritas profesi, serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Lahirnya Deklarasi Pers Bekasi Raya 2026 menjadi penanda semangat baru bagi insan pers untuk menjaga integritas, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang profesional dan berkualitas.
Tema "Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju" pun tidak sekadar menjadi slogan, melainkan komitmen bersama untuk menjaga demokrasi, memperkuat fungsi kontrol sosial, dan membangun masa depan Bekasi Raya yang lebih maju, transparan, dan bermartabat.(Regar)






