Masjid Al-Muslimun Jadi Pusat Santunan Yatim dan Duafa di Bekasi

08 Mar 2026 Admin

SOROTBERITA | KOTA BEKASI – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bekasi kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, kaum duafa, dan lansia dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Masjid Jami Al-Muslimun, Kelurahan Medan Satria, Kota Bekasi. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

‎Lurah Medan Satria, Wawan Setiawan, mengatakan kegiatan santunan tersebut telah lama menjadi salah satu program sosial yang dinantikan warga, baik dari Kelurahan Medan Satria maupun dari wilayah lain di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

‎“Antusiasme warga terlihat dari kesiapan setiap RW di Kelurahan Medan Satria yang mengirimkan data anak-anak yatim yang akan menerima bantuan,” ujar Wawan.

‎Acara ini turut mengundang sejumlah unsur pemerintah dan aparat wilayah, di antaranya Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi, Kapolres, Kapolsek, serta unsur kewilayahan Kelurahan Medan Satria seperti para Ketua RT, Ketua RW, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

‎Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bekasi, KH. Ahmad Salimin Dani, M.A., yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program santunan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya pada bulan suci Ramadan.

‎Menurutnya, pada kegiatan tahun ini santunan diberikan kepada sekitar 4.700 penerima yang merupakan binaan Dewan Dakwah Islamiyah Kota Bekasi dengan dukungan sekitar 800 mujahid. Dari jumlah tersebut, sekitar 580 anak yatim berasal dari beberapa kecamatan di Kota Bekasi dengan alokasi sekitar 50 anak per kecamatan.

‎Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima santunan anak yatim tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang dapat mencapai sekitar 2.000 orang. Penyesuaian tersebut dilakukan karena kondisi keuangan yang sedang terbatas serta situasi yang belum sepenuhnya stabil.

‎Meski demikian, pihaknya menyebut masih ada sekitar seribu anak yatim lainnya yang direncanakan akan diundang pada hari ketiga masa itikaf Ramadan.

‎Selain anak yatim, santunan juga diberikan kepada kalangan duafa dan penyandang disabilitas netra. Bantuan tersebut bersumber dari para muzakki, donatur, serta masyarakat yang menyalurkan zakat dan sedekah melalui Dewan Dakwah Islamiyah Kota Bekasi dengan dukungan pemerintah daerah.

‎KH. Ahmad Salimin Dani menambahkan, selain memberikan bantuan materi, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada para penerima manfaat melalui kegiatan pengajian rutin dua kali dalam sepekan serta pelatihan keterampilan, seperti memasak dan keterampilan lainnya.

‎Program santunan Ramadan ini diharapkan dapat terus berlangsung setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Bekasi.(Regar)