Dirut PTMP Tegaskan Sembako Bukan untuk Bungkam Media

06 Jan 2026 Admin
Foto Dirut PT mitra patriot David Raharja

SOROTBERITA |KOTA BEKASI -Direktur Utama PT Mitra Patriot (PTMP), David Raharja, menyalurkan ratusan paket sembako kepada awak media di Kota Bekasi sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis jurnalis dalam pembangunan daerah dan penyampaian informasi kepada publik.

‎David Raharja menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pribadinya untuk terus menumbuhkan nilai berbagi kepada sesama, termasuk kepada insan pers yang dinilainya memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

‎“Berbagi sudah menjadi komitmen saya sejak lama. Media merupakan salah satu unsur penting di Kota Bekasi, karena berperan dalam menyampaikan informasi dan menjalankan fungsi kontrol sosial. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi ini sebagai wujud terima kasih,” ujar David kepada awak media, selepas Apel pagi di Plaza pemkot Bekasi. Senin (5/1/2026). 

‎‎Ia mengungkapkan, sebelum penyaluran kepada jurnalis, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan serupa kepada unsur TNI dan Polri yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang dinilainya berjalan dengan aman dan lancar.

‎‎“Total bantuan yang disalurkan kali ini sekitar 500 paket sembako, yang diberikan kepada awak media melalui perwakilan koordinator lapangan. Harapannya, media di Kota Bekasi ke depan semakin maju dan dapat bekerja semakin profesional,” jelasnya.

‎Menanggapi isu yang beredar bahwa pembagian sembako tersebut dianggap sebagai upaya untuk meredam kritik, David dengan tegas membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi tidak ada kaitannya dengan upaya membungkam kritik dari media.

‎"Tidak ada pembagian sembako untuk menutup kritik. Saya tidak anti-kritik. Sejak jauh sebelum menjabat di PTMP, berbagi sudah menjadi kebiasaan saya. Bagi saya, berbagi adalah rezeki dan berkah, dan tidak akan membuat kita kekurangan," tegasnya.

‎Menurut David, kritik yang disampaikan secara konstruktif dan dapat dipertanggungjawabkan justru sangat dibutuhkan untuk perbaikan ke depan. Namun, ia menegaskan akan bersikap tegas terhadap kritik yang bersifat hoaks atau tidak berdasar.

‎"Saya menerima kritik selama itu membangun dan berdasarkan fakta. Tapi jika kritik berupa hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, tentu akan saya lawan," ujarnya.

‎Lebih lanjut, David berharap agar insan pers, baik media online, cetak, maupun televisi di Kota Bekasi, dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

‎"Harapan saya, media bisa lebih profesional dalam mengambil data, serta tetap menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dan hak jawab. Jika ada pihak yang dikritik atau bahkan dibully, setidaknya diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi," pungkasnya.(Regar)