SOROT BERITA | BEKASI - Universitas Bani Saleh menggelar Wisuda Tahun 2025 di Grand Travello Hotel Bekasi, Sabtu (20/12/2025). Momentum akademik ini menandai pengukuhan 319 wisudawan dan wisudawati dari delapan program studi, sekaligus menjadi bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kota Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi peran Universitas Bani Saleh dalam mencetak lulusan berpendidikan dan berkarakter. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibowo, berharap para lulusan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Harapan kami, para wisudawan dan wisudawati ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, membangun ekonomi umat di Kota Bekasi, serta bersinergi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ke depan,” ujar Wibowo.
Menurutnya, Universitas Bani Saleh memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Keberadaan institusi pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi, menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya bangga dengan keberadaan Universitas Bani Saleh di Kota Bekasi. Pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi perlu kolaborasi semua pihak,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Bani Saleh, Dr. Ns. Desrinah Harahap M.Kep., Sp.Kep.Mat, menjelaskan bahwa lulusan tahun ini berasal dari Fakultas Kesehatan dan Farmasi (FKF) serta Fakultas Teknologi Informasi dan Digital (FTID).

“Total ada delapan program studi dengan jumlah wisudawan sebanyak 319 orang. Untuk FKF terdiri dari S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Keperawatan, dan Profesi Nurse. Sedangkan FTID meliputi S1 Sistem Informasi, S1 Teknik Informatika, D3 Komputerisasi Akuntansi, D3 Manajemen Informatika, dan D3 Teknik Komputer,” jelas Desrinah.
Ia menegaskan, kualitas lulusan Universitas Bani Saleh terus ditingkatkan agar siap bersaing di dunia kerja. Hal itu tercermin dari capaian uji kompetensi mahasiswa bidang kesehatan.
“Tercatat 92 persen lulusan S1 Keperawatan dan 96 persen lulusan D3 Keperawatan telah lulus uji kompetensi. Bahkan, sebagian alumni sudah bekerja sambil menunggu proses administrasi kelulusan,” ungkapnya.
Untuk lulusan bidang teknologi informasi, Desrinah menyebut sejumlah alumni juga telah terserap di dunia kerja, termasuk mereka yang telah bekerja sejak masih menjalani masa studi.
Dalam lima tahun ke depan, Universitas Bani Saleh memfokuskan pengembangan pada perbaikan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tridharma perguruan tinggi.
“Kami secara rutin melaksanakan audit mutu internal untuk menjaga standar pendidikan. Selain itu, kami mendorong dosen melanjutkan pendidikan doktoral serta meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Di bidang kemahasiswaan, universitas juga mengaktifkan kembali Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) guna memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa agar lebih berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Terkait akses pendidikan, Desrinah menyebut Universitas Bani Saleh menyediakan berbagai program beasiswa melalui kerja sama dengan pemerintah dan mitra lainnya, seperti KIP Kuliah, Baznas, serta Pemerintah Kota Bekasi. Pada angkatan 2024, sekitar 75 persen mahasiswa tercatat sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah.
“Kami berkomitmen menyediakan pendidikan tinggi berkarakter islami, dengan memasukkan nilai tauhid dan adab dalam kurikulum, serta mendampingi mahasiswa selama proses studi,” katanya.
Ia menambahkan, informasi mengenai profil kampus, program studi, hingga penerimaan mahasiswa baru dapat diakses melalui situs resmi Universitas Bani Saleh di ubs.ac.id.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi 2025, Muhammad Agus Alamsyah S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Wisuda 2025 mengusung tema Lulus dengan Ilmu Bermanfaat, Meraih Prestasi Hebat. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik,” tukas Agus.
Ia juga mengungkapkan adanya kontribusi alumni angkatan 2025 yang disalurkan untuk pengembangan fasilitas mahasiswa, sarana pembelajaran, serta dukungan beasiswa bagi adik tingkat.
Sebagai informasi, penghargaan wisudawan terbaik diraih oleh dua lulusan perempuan dari Program Studi S1 Farmasi dan S1 Sistem Informasi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) masing-masing 3,95 dan 3,96. Sementara itu, seluruh peraih juara satu, dua, dan tiga di setiap program studi tercatat memiliki IPK di atas 3,75. (***)

