Desakan Evaluasi Kadisdik DKI Mencuat Pascaviralnya Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi
Bagikan atau simpan
SOROTBERITA | JAKARTA – Viralnya video yang memperlihatkan kondisi bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang mengalami kerusakan parah hingga sebagian roboh memicu sorotan publik terhadap pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di DKI Jakarta.
Sejumlah pihak mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta. Desakan tersebut muncul setelah beredar informasi bahwa kondisi bangunan sekolah telah dilaporkan sejak pertengahan 2024, namun hingga kini rehabilitasi belum terealisasi secara optimal.
Menurut pihak yang menyampaikan desakan tersebut, apabila laporan kerusakan memang telah diterima sejak 2024, keterlambatan penanganan perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Mereka menilai pemerintah perlu mengungkap kendala yang menyebabkan proses rehabilitasi memakan waktu cukup lama, termasuk apabila berkaitan dengan efisiensi anggaran atau mekanisme penganggaran.
Selain itu, mereka meminta Gubernur DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap jajaran Dinas Pendidikan guna memastikan ada atau tidaknya kelalaian dalam penanganan kerusakan sekolah. Menurut mereka, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran atau kelalaian administratif, pemerintah dapat mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kasus SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi juga dinilai menjadi perhatian karena berkaitan dengan hak peserta didik untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan layak. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera mempercepat rehabilitasi sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara normal.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait desakan evaluasi tersebut maupun penjelasan mengenai proses penanganan rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk memperoleh konfirmasi dan akan memperbarui pemberitaan setelah mendapatkan tanggapan resmi.(Regar)






