Kota Bekasi Jadi Tuan Rumah PENTAS PAI SD Tingkat Jawa Barat 2026
Bagikan atau simpan
SOROTBERITA | KOTA BEKASI - Kota Bekasi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan karakter peserta didik melalui pengembangan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.
PENTAS PAI 2026 diselenggarakan atas kolaborasi Kementerian Agama Kota Bekasi, Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Bekasi, serta KKG PAI Provinsi Jawa Barat.
Mengusung semangat membentuk generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berprestasi, kegiatan ini mempertemukan para siswa-siswi terbaik dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat yang telah lolos seleksi di tingkat daerah.
Berbagai cabang lomba dipertandingkan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ), Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (CCPAI), Kaligrafi, Pidato Islami, Praktik Salat, serta berbagai keterampilan dan seni Islami lainnya. Seluruh peserta berkompetisi secara sehat dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan ukhuwah Islamiyah
Selain menjadi ajang kompetisi, PENTAS PAI juga bertujuan memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa kepemimpinan, rasa percaya diri, serta semangat untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai tuan rumah, Kota Bekasi menyambut hangat kehadiran para peserta, guru pendamping, dan official dari seluruh daerah di Jawa Barat. Momentum ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antardaerah sekaligus menjadi sarana bertukar pengalaman dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam di jenjang sekolah dasar.
PENTAS PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak menjadi generasi penerus bangsa yang religius, cerdas, kreatif, dan berkarakter, sejalan dengan upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai ke Islam.(Regar)






