DKB3 Kota Bekasi Dorong Pelestarian Budaya melalui Festival Film dan Wayang

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:41 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

‎SOROTBERITA | Kota Bekasi, - Semangat pelestarian seni dan budaya terus digaungkan oleh para pegiat kebudayaan pada hari Minggu (17/5/2026) yang diselenggarakan di Gedung Creative Center di Kota Bekasi. Salah satunya datang dari Mumu Sholihin selaku Ketua Divisi Film dan Theater DKB3 (Dewan Kesenian Kebudayaan Kota Bekasi) yang akrab disapa Kang Den Mumu (KDM).

‎‎Dalam wawancara bersama awak media usai menghadiri kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan oleh komunitas pimpinan Pak Oman, KDM memberikan apresiasi tinggi terhadap pertunjukan wayang yang dinilai memiliki nilai seni dan filosofi luar biasa bagi dunia perfilman.

‎‎Menurut Kang Den Mumu (KDM) , wayang bukan hanya sekadar pertunjukan tradisional, melainkan sumber inspirasi besar dalam membangun karakter dan cerita dalam film modern.

‎‎“Wayang itu sebuah inspirasi untuk film. Dasar-dasar karakter dalam perfilman sebenarnya banyak berasal dari cerita wayang. Di dalam wayang ada karakter yang kuat, ada alur cerita yang jelas, ada naratornya yaitu dalang, semuanya lengkap dan sangat luar biasa,” ujar Kang Den Mumu.

‎‎Ia menilai perkembangan seni wayang di Kota Bekasi saat ini semakin maju dan mendapat perhatian luas masyarakat. Kehadiran para dalang muda seperti Dalang Ajen dan Dalang Wawa dinilai mampu membawa warna baru dalam pelestarian budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.

‎‎“Saya melihat perkembangan wayang di Kota Bekasi sangat pesat dan positif. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena generasi muda mulai kembali mengenal budaya leluhur,” tambahnya.

‎‎Lebih lanjut, Kang Den Mumu (KDM) mengungkapkan rencana DKB3 Kota Bekasi untuk mendorong lahirnya Festival Film Budaya dan Film Pendek Budaya yang melibatkan para pelajar SMK, khususnya jurusan broadcasting dan multimedia.

‎‎Program tersebut nantinya akan menjadi ruang kreativitas generasi muda untuk mengangkat cerita-cerita budaya lokal, termasuk kisah pewayangan serta keberagaman etnis budaya yang hidup di Kota Bekasi.

‎‎“Ke depan kita ingin membuat festival film budaya melalui pelajar SMK, terutama jurusan broadcasting dan multimedia. Mungkin nanti akan kita angkat cerita-cerita yang berasal dari wayang dan kebudayaan yang ada di Kota Bekasi, karena Bekasi ini terdiri dari banyak etnis dan budaya,” jelasnya.

‎‎Di akhir wawancara, Kang Den Mumu (KDM) mengajak masyarakat untuk lebih aktif membangun kebersamaan melalui seni dan budaya. Menurutnya, budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter, etika sosial, hingga kreativitas masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

‎‎“Harapan saya kepada masyarakat, kita jangan hanya diam. Kita harus bersatu membangun lewat seni budaya. Karena budaya itu membangun karakter, membangun sosialisasi, membangun etika, sehingga kita menjadi masyarakat yang kreatif dan mampu meraih kesuksesan di masa depan,” tutup Kang Den Mumu. (Regar)