Tangani Kabel Semrawut, Pemkot Bekasi dan PTMP Mulai Proyek Ducting

Selasa, 05 Mei 2026 - 10:43 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

Momen saat Pemkot Bekasi, PTMP dan PT ICN saat meninjau proyek ducting.

SOROT BERITA | BEKASI - Masalah kabel udara yang menjuntai tidak teratur dan mengancam keselamatan warga di Kota Bekasi, kini mulai mendapat penanganan serius.

Pemerintah Kota Bekasi resmi memulai pembangunan jaringan kabel bawah tanah atau ducting, untuk menata ulang estetika sekaligus meningkatkan keamanan ruang publik.

Langkah ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pada Selasa (5/5/2026). 

Proyek strategis ini dijalankan oleh BUMD PT Mitra Patriot, sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan respons langsung, atas keluhan masyarakat mengenai kondisi utilitas udara yang sudah sangat memprihatinkan.

"Salah satu alasan utama proyek ini adalah kondisi kabel udara yang semrawut, tidak terawat, dan kerap menimbulkan bahaya. Beberapa insiden bahkan pernah terjadi, termasuk kecelakaan yang menimpa pengendara motor akibat tersangkut kabel," ujar Tri di lokasi groundbreaking.

Tri menjelaskan, proyek yang menggandeng PT ICN sebagai mitra investasi ini dirancang dengan metode kerja yang efisien. Ia menjamin, bahwa setiap titik galian hanya membutuhkan waktu pengerjaan sekitar dua hari guna meminimalisir gangguan mobilitas warga.

Pemerintah Kota Bekasi, juga memastikan kualitas pengembalian kondisi jalan pasca-galian akan dipantau ketat agar tetap mulus seperti semula.

"Bekas galian segera diperbaiki dengan kualitas perkerasan yang hampir sama dengan kondisi sebelumnya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengungkapkan bahwa pada tahap awal pembangunan akan difokuskan di dua wilayah krusial, yakni Bekasi Timur dan Bekasi Barat. 

Ia menjamin, aspek keselamatan kerja dan kerapihan menjadi prioritas utama tim di lapangan.

David menegaskan, bahwa setiap ruas jalan yang terdampak tidak akan dibiarkan dalam kondisi rusak setelah proses pemindahan kabel ke bawah tanah selesai.

“Kami berkomitmen penuh: setiap titik galian akan dikerjakan dengan rapi dan dikembalikan ke kondisi semula. Tidak akan ada satu ruas jalan pun yang kami tinggalkan dalam kondisi rusak,” tegas David.

Dalam pelaksanaannya, PT Mitra Patriot juga berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas.

Seluruh pekerja diwajibkan menggunakan atribut resmi demi transparansi dan memberikan rasa aman, bagi masyarakat selama proyek berlangsung. (*)