Perempuan Tewas Jatuh dari Lantai 4 Rumah Kost di Tanah Abang, Polisi Dalami Keterangan Saksi

Jumat, 24 Apr 2026 - 04:42 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

SOROTBERITA | JAKARTA – Seorang perempuan berinisial D meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 4 sebuah rumah kost di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026) malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Saat ini anggota kami masih bekerja untuk mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk memeriksa saksi-saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut,” ujar Reynold, Kamis (23/4/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas dari SPKT Polres Metro Jakarta Pusat bersama Piket Reskrim dan Unit Identifikasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menindaklanjuti penanganan di rumah sakit.

Korban sempat dilarikan ke RSAL Dr. Mintoharjo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Berdasarkan informasi awal, korban diketahui bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) dan tinggal di lokasi kejadian. Dalam proses penyelidikan, polisi juga berencana memanggil agen penyalur PRT guna melengkapi informasi terkait latar belakang korban dan proses penempatannya.

“Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh,” kata Reynold.

Selain itu, polisi masih memeriksa saksi lain yang selamat dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan aspek kemanusiaan, termasuk memberikan perhatian terhadap kondisi saksi.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Polisi memastikan proses penanganan perkara masih terus berlangsung.(Red)