Warga Keluhkan Jalan Rusak di Bantargebang, Kecamatan Koordinasikan Penanganan
Bagikan atau simpan
SOROTBERITA | KOTA BEKASI – Sejumlah warga di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang dinilai mengganggu aktivitas dan membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan berupa jalan berlubang ditemukan di beberapa titik dan disebut semakin rawan saat hujan turun karena permukaan jalan menjadi licin.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut menjadi akses penting untuk kegiatan sehari-hari, seperti bekerja, bersekolah, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Kecamatan Bantargebang menggelar koordinasi terkait langkah penanganan yang dapat dilakukan.
Sekretaris Kecamatan Bantargebang, Adventus Pardosi, S.E., mengatakan pihaknya terus berupaya mencari solusi agar permasalahan jalan rusak dapat segera ditindaklanjuti.
Menurut Adventus, dalam kondisi tertentu pemerintah memiliki kewenangan mengambil langkah diskresi untuk kepentingan masyarakat.
“Kewenangan untuk mengambil keputusan diskresi guna mengatasi masalah publik yang mendesak memungkinkan pejabat mengambil tindakan demi kelancaran pelayanan dan penyelesaian masalah di lapangan,” ujar Adventus dalam keterangannya.
Ia menambahkan, langkah tersebut dapat menjadi salah satu upaya percepatan penanganan apabila kondisi di lapangan membutuhkan tindakan segera demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Namun, pihak kecamatan tetap akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar proses penanganan berjalan sesuai aturan dan kewenangan yang berlaku.
Warga berharap Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi segera merealisasikan perbaikan jalan agar mobilitas masyarakat kembali lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Pihak Kecamatan Bantargebang memastikan aspirasi masyarakat akan terus disampaikan kepada instansi terkait agar penanganan infrastruktur jalan menjadi perhatian dan prioritas pemerintah daerah.(Regar)






