SOROT BERITA | BEKASI - Pelelangan armada bus Transpatriot oleh PT Mitra Patriot (PTMP), menuai dukungan dari Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Bekasi.
Aliansi ormas dan LSM tersebut, menilai kebijakan yang sudah dikerjakan, sebagai langkah efisiensi untuk menyelamatkan keuangan daerah, bukan ajang politisasi.
Ketua Aliansi Ormas dan LSM Kota Bekasi, Deni Muhamad Ali, bersama sejumlah pengurus organisasi masyarakat menyatakan sikap mendukung kebijakan Direktur Utama PTMP, terkait lelang armada bus Transpatriot.
Deni mendesak, agar kebijakan publik tersebut tidak dijadikan komoditas politik, maupun instrumen penyebaran narasi kebencian di ruang publik.
"Setiap kebijakan publik harus disikapi secara rasional dan objektif, bukan dengan narasi yang menyesatkan atau bermuatan kepentingan tertentu," kata Deni di Kota Bekasi, Rabu (14/1/2026).
Menurut dia, pelelangan bus Transpatriot merupakan keputusan tepat dan terukur, untuk menyelamatkan kondisi keuangan Pemerintah Kota Bekasi. Sebab, mayoritas armada bus tidak beroperasi sejak dua tahun terakhir dan kondisinya rusak parah.
"Kondisi armada yang tidak produktif, justru berpotensi membebani keuangan daerah. Oleh karena itu, diperlukan langkah efisiensi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta melalui mekanisme perizinan yang sah," jelas Deni.
Deni menegaskan, aliansi mendukung kebijakan ini sebagai bagian dari upaya efisiensi, penataan aset daerah, dan penyelamatan keuangan Pemerintah Kota Bekasi. Ia juga mendorong proses pelelangan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
"Yang terpenting adalah kepentingan masyarakat dan keberlangsungan keuangan daerah. Selama kebijakan ini dilakukan sesuai aturan, maka patut didukung," ungkapnya.
Terpisah, Direktur Utama PTMP, David Rahardja, mengungkapkan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan oleh Aliansi Ormas dan LSM Kota Bekasi. Ia menilai, hal tersebut sebagai langkah bersama untuk membangun Kota Bekasi yang lebih baik.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang disampaikan oleh Aliansi Ormas dan LSM Kota Bekasi. Dukungan ini menunjukkan adanya pemahaman bersama bahwa pelelangan aset bus Transpatriot merupakan langkah yang diperlukan dalam rangka efisiensi dan penataan aset daerah,” papar David.
David pun menegaskan komitmennya, untuk menjalankan proses lelang secara terbuka, agar masyarakat Kota Bekasi dapat sama-sama mengawasi, dan melihat kebijakan yang berjalan.
"PT Mitra Patriot berkomitmen menjalankan proses lelang secara terbuka dan dapat diawasi oleh publik. Kami juga membuka ruang bagi pengawasan dari berbagai elemen masyarakat agar kebijakan ini berjalan secara profesional dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (***)

