Muscab IX PPP Bekasi: Bambang Supriyadi Tekankan Manajemen Baru & Pemimpin Jangan Jadi Provokator

Minggu, 03 Mei 2026 - 11:04 WIB

Bagikan atau simpan

thumbnail

SOROTBERITA | BEKASI – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IX PPP Kota Bekasi di Merapi Merbabu Hotel, Minggu (3/5/2026), menjadi momentum penting untuk melakukan lompatan perubahan. Plt. Sekjen DPC PPP Kota Bekasi, Bambang Supriyadi, menegaskan bahwa pola lama yang stagnan harus segera ditinggalkan demi kemajuan partai.

Bambang menyoroti bahwa selama puluhan tahun, dinamika politik di Bekasi tidak mengalami perubahan signifikan. Oleh karena itu, tata kelola partai harus segera direformasi total.

 “Bicara politik di Kota Bekasi, persoalannya itu-itu saja dan tidak berkembang. Ini yang harus kita ubah. Manajemen partai harus dirombak total sesuai AD/ART. Partai ingin besar dan maju, kuncinya ada pada manajemen yang baik dan transparansi yang tinggi,” tegas Bambang.

Pemimpin harus Perekat, Bukan Pemecah Belah

Dalam kesempatan tersebut, Bambang memberikan catatan krusial mengenai gaya kepemimpinan. Ia menekankan bahwa pemimpin partai harus berperan sebagai solusi, bukan sumber masalah.

“Pemimpin yang baik harus memiliki jiwa leadership yang kuat. Ia harus bisa menjadi koordinator, fasilitator, dan dinamisator. Jangan sampai justru berperan menjadi provokator yang memecah belah. Jika prinsip ini dijalankan, Insya Allah akan menjadi katalisator yang menyelesaikan semua persoalan,” paparnya.

Bambang juga menyampaikan optimisme atas jalannya Muscab kali ini yang sudah sesuai arahan pusat.

 “Kita optimis Muscab ini berjalan sesuai instruksi DPW dan DPP. Insya Allah setelah ini, Plt Ketua DPC akan menjadi demisioner dan kepengurusan baru siap mengambil alih,” tambahnya.

 Nawal Husni: Komitmen Menjaga Kondusivitas Sampai Akhir

 Sementara itu, Plt. Ketua DPC PPP Kota Bekasi, H. Nawal Husni, MM, membenarkan proses transisi tersebut. Ia menegaskan bahwa meski ada dinamika, partai tetap solid dan damai.

 “Langkah partai sudah dikuorumkan. Tugas kita sekarang konsolidasi dan benahi internal. Tidak ada perpecahan, semua kita rangkul. Prinsip saya 'I Want Peace', kita ingin suasana tetap kondusif dan damai,” ujar Nawal.

 Ia berharap pasca-Muscab ini, PPP Bekasi bisa bangkit, melakukan regenerasi, dan kembali meraih kepercayaan masyarakat luas.(Regar)