Wow Ternyata Inilah Kota Palangkaraya Calon Ibukota RI yang Baru


Sorotberita.com - Palangkaraya dari dulu sudah didesain oleh Presiden RI pertama kali Ir. Soekarno menjadi pusat pemerintahan yang tenang dan tidak dipenuhi oleh pembangunan pusat ekonomi. Oleh sebab itu wilayah Palangkaraya tak banyak memiliki pusat-pusat perekonomian, seperti industri dan perbelanjaan.

"Palangkaraya bukan sebuah kota ekonomi, itu saya berikan catatan. Palangkaraya itu kota jasa dan untuk kota pendidikan," kata Akademisi sekaligus Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Ibnu Elmi A.S Pelu.

Masyarakat lokal Palangkaraya sendiri mayoritas memanfaatkan sungai sebagai sumber perekonomiannya dengan cara berbudidaya keramba. Hal tersebut tak jarang membuat anda yang datang ke Palangkaraya kerap kali disuguhi sajian ikan air tawar di tiap restoran, mulai dari ikan patin, nila hingga baung

Penghasilan dari budidaya keramba pun tak sembarangan. Untuk 4 petak keramba saja, seorang petani keramba dapat meraup penghasilan hingga Rp 10 juta per enam bulan (siklus) Wilayah Palangkaraya sendiri selama ini mengandalkan 14 daerah Kabupaten/Kota sebagai penyangga ekonomi. Wilayah tersebut menyediakan lumbung pertanian, perkebunan hingga tambang. Untuk perkebunan, mayoritas adalah kebun karet, disusul sawit, kelapa, dan jambu mete.

Di sektor pertanian, di antaranya tanaman padi gogo dan palawija. Untuk peternakan, ada ternak babi, ayam buras, bebek, sapi potong hingga kambing. 
"Ada potensi tambang emas juga di Kalimantan Tengah, dan saya pikir tidak kalah dengan Freeport. Misalnya Indo Moro Kencana, ada Batubara, emas, mineral, bijih besi," tutur Ibnu.
Sedangkan di untuk penyediaan pangan, ada daerah-daerah atau kabupaten yang menjadi lumbung padi Palangkaraya. Seperti daerah Kapuas, Barito Selatan, Pulang Pisau dan lain-lain.

Subscribe to receive free email updates: