Terungkap! Inilah Fakta Baru Ibu Cantik yang Taruh Bayinya di Dalam Freezer


Sorotberita.com - Shally, seorang wanita cantik yang tega sekali memasukkan bayi yang baru dilahirkannya ke dalam frezzer hingga meninggal dunia, usut punya usut ternyata dia kerap mendapatkan perlakuan tidak baik dari suaminya yang berinisial DH.

Hal tersebut diketahui dari hasil introgasi atau wawancara tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tarakan, Fanny Sumajouw yang juga seorang pakar psikologi itu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan ditemukan sejumlah fakta, bahwa Shally ternyata selama ini telah menjadi korban bullying yang dilakukan oleh suami sirinya.

Selama menikah sampai sebelum kejadian kejahatan itu, wanita yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka itu tak pernah mendapat perhatian dan kasih sayang dari sang suami.

Suami sirinya hanya memenuhi kebutuhan finansialnya saja, Kondisi tersebut, kemudian membuat batin Shally depresi tertekan dan akhirnya membuatnya stres.

“ Dari sisi Finansial dia tercukupi bahkan melimpah, tapi dia kurang dalam hal perhatian dan kasih sayang,” ujarnya.

Suaminya yang berinisial DH memang tak pernah melakukan KDRT atau kekerasan secara fisik. Tapi Shally telah menjadi korban bullying psikis suami sirinya itu.

Hasratnya Terhalang

Usai melahirkan anak pertamanya dan mulai tumbuh hingga usia 2,4 tahun. Saat ajaran baru, Shally berniat mendaftarkan anaknya ke sekolah. Sayangnya, hasrat tersebut terhalang sebab anaknya tak memiliki akta kelahiran yang mencantumkan nama ayahnya.

“ Itu menjadi sumber sress yang pertama. Alasannya karena akta kelahiran tak ada nama bapaknya,” ucap Fanny.

Dan diperparah lagi dengan pola pikis Shally yang masih bocah sehingga membuatnya tdak tahu harus berbuat apa waktu itu.

Ditambah, karena suaminya jarang sekali berkomunikasi dengan Shally serta kondisi lingkungan yang dianggapnya tidak nyaman makin membuatnya stress.

Selain itu, dia (shally) juga kerap meminta suaminya (DH) agar segera menikahinya secara resmi. Tapi sayang, hal itu juga harus berkahir jadi janji-janji saja.

“ Hingga sampai sekarangpun, statusnya Shally kan masih istri siri,”kata dia.

Ketertekanan Shally tersebut semakin bertambah memuncak sampai kehamilan anak kedua. Walaupun sudah memberitahukan hal itu kepada suami, tapi DH terkesan tak mau tahu atas kehamilan tersebut.

Astaga, Miris Puncaknya

Dan puncaknya adalah disaat Shally melahirkan anak keduanya yang waktu itu dia dalam kondisi sendirian, tanpa suami, keluarga ataupun ibunya. Dia pun nekat melahirkannya sendiri tanpa bantuan tenaga ahli di tempat yang tak seharusnya, yaitu di kamar mandi.

Alasannya dia tak bisa meninggalkan rumah sebab anak pertamanya tengah tertidur pulas, hal itu yang membuatnya semakin dalam kondisi tertekan dan kebingungan.

Dilihat dari kondisi tersebut, Fanny menilai bahwa sama sekali tidak ada niat pelaku untuk membunuh anaknya. Semua dikarenakan kondisi atau keadaan yang tidak berpihak.

Shally Bingung dan Tidak Punya Ide

Pasca melahirkan bayi tersebut sebenarnya masih hidup. Tapi, karena melahirkan tidak di tempat sewajarnya, ditambah lagi kehilangan banyak tenaga usai persalinan, bayi tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Melihat bayinya dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa, Shally tambah bingung dan tidak punya ide lagi. Karena sangat panik, dia pun memasukkan bayi tersebut ke kulkas agar tidak diketahui orang lain.

Baru setelah dua hari, dia membawanya ke tempat usaha pencucian mobil milik suami sirinya untuk disimpan di dalam freezer.

Subscribe to receive free email updates: