Subhanallah Beginilah Perjuangan Beribadah di Raudhah


Sorotberita.com - Raudhah adalah merupakan sebuah tempat yang mustajab untuk ibadah. Dan Insyaallah Setiap doa yang dimunajatkan di Raudhah mendapat jaminan makbul atau terkabul. Wallahu'alam

Alhasil, jutaan umat Muslim dari seluruh dunia selalu berlomba-lomba untuk bisa beribadah di Raudhah. Akan tetapi, untuk bisa sholat, baca Alquran, maupun berdoa atau bermunajat di Rhaudah bukan perkara yang mudah.

Butuh perjuangan yang ekstra untuk bisa berdiam di tempat suci yang dulu menjadi lokasi Rosulullah SAW melaksanakan ibadah dan bermunajad kepada Allah SWT. Karena, luas Raudhah yang hanya seukuran 22x15 meter tidak sebanding dengan Masjid Nabawi yang begitu luas.

Antrian para jamaah dari pintu utama Babussalam menuju Raudhah menjadi pemandangan umum di Masjid Nawabi setiap harinya. Mereka saling berdesak-desakan supaya bisa masuk ke dalam Raudhah.

Di sana, para jamaah beribadah dengan dua tujuan. Tujuan pertama, ada jamaah yang ingin mengunjungi makam Rasulullah SAW meskipun hanya melewatinya. Tujuan kedua, tidak lain adalah untuk beribadah dan berdoa di dalam Raudhah.

Banyak para jamaah ternyata belum mengetahui dimana yang disebut Raudhah meski mereka sudah berada di dalam Masjid Nabawi. Namun kebanyakan dari mereka tidak tahu ciri-ciri yang termasuk kawasan Raudhah.

Dikutip dari haji.kemenag.go.id, Raudhah bisa dikenali dari warna karpetnya. Bila karpet berwarna hijau, maka itulah kawasan Raudhah, sementara ruangan dengan karpet yang berwarna merah merupakan bagian dari Masjid Nabawi.

Selain itu, Raudhah dikelilingi dengan pagar yang tidak permanen. Pagar itu berbentuk kain tebal yang dapat dipasang ataupun digulung.

Salah satu jamaah haji asal Indonesia dari embarkasi Solo, Minhajun, mengaku untuk bisa masuk ke Raudhah sangatlah sulit dan penuh perjuangan serta harus bersabar. Apalagi saat Kota Madinah sedang ramai jamaah haji seperti saat ini.

" Saya harus berangkat dari hotel pukul 01.30 WAS supaya dapat masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi. Padahal, beberapa waktu yang lalu saya masih bisa masuk setelah sholat Subuh," ujar Minhajun.

Minhajun mengaku sangat bersyukur karena bisa beribadahserta bermunajad di dalam Raudhah. Ia bahkan mengalami beribadah dan bermunajad dalam waktu cukup panjang di tempat suci itu, mulai akhir Subuh hingga menjelang Dhuha.

" Alhamdullillah, saya sudah bisa beribadah di Raudhah bersama para jamaah. Awalnya saya lebih lama di dalam sampai waktu Dhuha, sekarang sudah dibatasi paling lama hanya 30 menit berada di Raudhah," tutup Minhajun.

Subscribe to receive free email updates: