Renungkanlah ! Wahai Ibu Mertua Sayangilah Menantu Perempuanmu


Sorotberita.com - Sebagai seorang muslim kita wajib taat kepada Allah SWT serta mengikuti sunah Rosulullah SAW. dalam hidup ini semuanya sudah diatur di Alquran dan Hadist, tak terkecuali hubungan antara sesama manusia,sebagai manusia kita wajib menghormati dan menyayangi satu sama lain hal itu juga berlaku untuk menantu terhadap mertua, atau mertua kepada menantu, dalam artikel kali ini penulis akan membahas tentang sayangilah menantu perempuanmu,

Wahai ibu mertua yang selalu dihormati, sayangilah menantu perempuanmu seperti engkau menyayangi anak kandungmu sendiri, ketahuilah karena engkau tak pernah mengandungnya, menyusuinya, serta menyekolahkannya, tetapi dia rela meninggalkan orang tuanya demi mengabdi sampai mati kepada suaminya yang tak lain adalah anak laki-laki mu ibu, bahkan diapun rela mempertaruhkan nyawanya untuk mengandung dan melahirkan cucu penerus keturunanmu ibu.

Tidak mudah bagi seorang wanita untuk hadir ke tengah-tengah keluarga baru, kemudian harus menyesuaikan diri sedemikian rupa, untuk dapat hidup bersama keluarga dan lingkungan barunya, bahkan yang sering terjadi adalah konflik batin, hal itu karena hatinya merasa belum nyaman, tatkala ia pun harus menitihkan air mata dengan keadaan yang seperti itu (belum nyaman), namun dia akan tetap bertahan demi orang yang dicintainya. 

Meskipun sebenarnya ia stress, karena merindukan kasih sayang orang tuanya, lebih-lebih ibu yang mengandungnya, melahirkannya, merawat, menyusuinya serta mendidiknya hingga tumbuh besar dan sekarang menjadi bagian dari keluargamu wahai ibu mertua.

Bagi suami Kamu juga harus tau, Istrimu rela meninggalkan kedua orangtua yang sudah menyayanginya sejak lahir, sekarang dia rela meninggalkan rumahnya yang merupakan tempat ternyamannya sejak kecil, hanya demi menta'atimu, mengikutimu dan ingin menyayangi serta membahagiakanmu wahai suami.

Ia Hanya berharap Kamu Lah Suami yang akan Menjadi imam yang terbaik dan menjadi pengganti orang yang menyayanginya serta menjadi Tempat ternyamannya untuk berkeluh kesah setelah meninggalkan rumahnya, dan dialah ibu dari anak-anakmu, Maka hargailah perasaan istrimu, sayangi dia, jangan kau sakiti lagi perasaannya dengan hal-hal yang tidak mendasar. 

Perlu bagimu (suami) ketahui pula sungguh kedua orangtuanya mengizinkan ia menikah denganmu karena beliau berharap engkau bisa membahagiakannya lahir dan batin.

Demikian renungan bagi para Mertua dan para suami, wahai ibu mertua Sayangilah Menantu Perempuanmu, dan Istrimu wahai para suami, bagi Istripun harus sadar dengan hak dan kewajiban menjadi seorang istri dan seorang ibu. Jagalah ego dan saling menghormatilah kalian hingga terwujud keluarga yang harmonis, keluarga yang sakinah mawadah warohmah.

Jika dipandang bermanfaat silahkan bagikan

Subscribe to receive free email updates: