Lippo Grup: 100 Ribu Unit Apartemen Meikarta Ludes Terjual


Lippo Group resmi meluncurkan penjualan Apartment Meikarta yang berlokasi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/8). Alat berat bangunan terlihat sudah disiapkan di lokasi lahan apartemen.

Sementara pengunjung memadati gedung MaxxBox Cikarang, tempat launching apartemen yang menjadi salah satu bagian dari proyek kota raksasa baru Meikarta dengan luas 22 juta m2 yang nilai investasinya mencapai Rp 278 triliun.

"Tadi saya di bawah cek sudah ada 99.300 unit, hampir 100 ribu unit yang sudah dipesan. Promosi kita juga sesuai dengan skala yang kita inginkan," kata Chief Marketing Officer (CMO) Lippo, Homes Jopy Rusli, dalam acara launching Meikarta di Cikarang, Bekasi, Kamis (17/8).

Jopy mengatakan, Meikarta berlokasi di tengah-tengah antara Jakarta dan Bandung. Menurut dia, hal tersebut membuat proyek apartemen ini merupakan pembangunan strategis.

Bahkan, kata Jopy, Apartement Meikarta akan dikelilingi oleh enam proyek infrastruktur prioritas yang dibangun oleh pemerintah, yakni Pelabuhan Patimban di Subang, Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, dan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Dia mengklaim nantinya juga akan ada transportasi automated people mover atau Monorail yang dikembangkan oleh JICA. Menurut Jopy, Monorail ini nantinya akan masuk di tengah Meikarta. Proyek lainnya adalah jalan tol layang (elevated Toll Road) Jakarta-Cikampek.

"Jadi enam infrastruktur itu semua jadinya 2019-2020, dekat sekali. Tambah lagi, kalau ke Meikarta itu dari tol langsung nyampe. Karena kita punya direct toll access," tuturnya.

Sementara itu, CEO Lippo Group, James Riyadi, mengatakan pembangunan apartment Meikarta diharapkan memberikan solusi kepada masyarakat. Dia menilai saat ini ada delapan juta orang yang memiliki pekerjaan tetap namun tidak memiliki rumah.

Menurut dia, Meikarta bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah. Seperti yang diketahui harga untuk apartment Meikarta dibanderol sekitar Rp 8-12 juta m2.

"Ada 8 juta orang yang punya kerjaan, punya gaji, tapi enggak punya rumah. Mereka pengen dan mampu punya rumah, cuman tidak terjangkau. Lalu bagaimana supaya Meikarta bisa menyajikan perumahan yang bisa affordable.  Itu yang utama," ujarnya. 

Artikel Asli

Subscribe to receive free email updates: