Bos First Travel Nyaris Dipukul Jemaah Usai Konferensi Pers di Bareskrim Polri



Andika Surachman Direktur Utama First Travel yang juga tersangka kasus penipuan calon jemaah umrah First Travel nyaris dipukul jemaah usai Konferensi pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (22/8/2017) siang.

Saat kejadian, ketiga tersangka yaitu Andika Surachman Direktur Utama, Anniesa Desvitasari Hasibuan selaku Direktur serta Kiki Hasibuan sebagai Komisaris dan Manajer Keuangan perusahaan hendak dibawa kembali ke ruang tahanannamun tiba-tiba seseorang yang diduga jemaah korban penipuan Umrah ini mencoba memukul Andika.

Saat itu kameramen, fotografer, dan wartawan mengerumuni ketiga tersangka untuk mewawancarai dan mengambil gambar.
Namun, setelah melintasi pintu ke luar terlihat seorang pria tua berupaya memukul Andika.

Kepala Divisi Legal Handling Complaint dari First Travel, Deski, kemudian menghalangi pria tersebut dan kemudian memarahinya.

"Apa-apan kamu, main pukul aja. Nggak boleh dong main pukul-pukul gitu," kata Deski yang mengenakan batik dan kopiah hitam.

Pria tua yang tidak diketahui identitasnya itu pun langsung diamankan petugas.
Sementara, ketiga tersangka dibawa ke ruang tahanan.
Konferensi pers digelar hingga pukul 11.18 WIB.

Polisi menyebut jumlah jemaah yang menggunakan jasa First Travel mencapai 72.682 orang.

Yang sudah berangkat 14.000 jemaah dan yang belum berangkat 58.682 jemaah.

Jumlah kerugiannya mencapai sebesar Rp 848 miliar.

Tonton video-nya berikut ini :




Subscribe to receive free email updates: