Astaghfirullah, Ada Penyusup di Pemondokan Jamaah Haji Indonesia Mereka di Tangkap dan Mengaku


Sorotberita.com - Petugas Perlindungan Jamaah (Linjam) Daker Mekah menginterogasi 35 penyusup di pemondokan jamaah haji Indonesia. Para penyusup itu adalah oknum mukimin yang biasanya menawarkan jasa dorong kursi roda.

Para penyusup itu didapati dari berbagai sektor pemondokan. Sebelas orang ditangkap di sektor 6, enam orang di sektor 5, tujuh di sektor 8, dan sembilan orang sisanya di sektor 4.

“ Kemudian di sektor 8 dan sektor 11 kami menginterogasi satu orang. Sudah kami data dan sudah dibebaskan,” kata Kasie Linjam Daker Mekah, Letkol Rijal Kani, sebagaimana dikutip Dream dari laman kemenag.go.id, Kamis 10 Agustus 2017.

Menurut Rijal, saat diinterogasi, hampir seluruh oknum mukimin ini mengaku telah mengenal jamaah yang akan menggunakan jasanya untuk mendorong kursi roda saat menjalankan tawaf dan sai.

Mereka juga mengaku kenal dengan orang-orang di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Bahkan, ada juga yang mengaku sudah menjalin hubungan jauh-jauh hari sebelum jamaah haji tiba di Mekah.

“ Beragam alasan mereka sampaikan. Bahkan ada yang (mengaku) membawa surat pengantar dari Konjen RI dan bupati. Kami tidak percaya dan sudah dilaporkan,” kata Rijal.

Pelaksana Linjam Daker Mekah, Mayor Reza Fajar Lesmana, menambahkan, pendataan telah selesai dilakukan terhadap oknum mukimin itu. Bila nanti mengulang lagi dan berhasil ditangkap, maka petugas akan melaporkan mereka ke pihak keamanan setempat.

Reza menambahkan, sampai saat ini tercatat ada 25 jamaah haji yang lupa arah pulang saat di Masjidil Haram. Banyak alasan yang disampaikan, umumnya mengaku lupa pintu masuk karena semuanya hampir sama.

Petugas Linjam juga mendata dua jemaah yang kehilangan barang di Masjidil Haram. Satu jamaah haji asal Makassar, kehilangan uang sebesar SAR 1.000 dan Rp5 juta karena dijambret saat akan keluar dari pintu King Abdul Azis. Di dalam tas korban juga ada perhiasan serta buku kesehatan.

Tim Linjam Daker Mekah mengimbau jamaah untuk tetap waspada dan tidak ceroboh. Jamaah juga dihimbau untuk membawa uang secukupnya saja serta tidak membawa barang berharga.

Sumber: Dream.co.id

Subscribe to receive free email updates: