Astaga, Niat Beli Motor Secara Online, Perempuan di Jogja ini Malah Dikirimi Chat Tak Senonoh


Sorotberita.com - Jual beli online memang praktis dan sangat efisien, namun kadang juga berakhir miris. Seperti yang terjadi pada perempuan berusia 20 tahun yang berinisial SY ini, perempuan yang tinggal di Jogjakarta ini yang malah mendapat chat m35um dari si penjual.

SY mengaku kejadian tak menyenangkan ini berawal saat dia sedang mencari motor yang dijual secara online melalui media sosial di internet, pada hari Selasa (15/8).

Diapun menemukan satu iklan motor murah di Facebook. SY langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di medsos tersebut, alamat toko berada di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Awalnya saya nggak curiga," kata SY saat berbincang dengan ujarnya,pada hari Rabu (16/8/2017).

Penjual memberikan spesifikasi motor dan daftar harga. Menurut si penjual, motor itu dijual murah karena dulu dibelinya dari lelang. Sempat terjadi tawar menawar melalui applikasi Whatsapp.

SY akhirnya sepakat membeli motor Scoopy seharga Rp 2 juta. Penjual menjamin motor yang dijualnya bukan motor bodong dan pengiriman dilakukan dalam waktu 2 hingga 3 hari.

Setelah sepakat harga, penjual mengirimkan nomor rekening. SY mengatakan akan mengirimkan uangnya malam hari. Namun SY masih ragu mengirimkan uang, dia menunggu hingga besok.

Rabu (16/8) penjual kembali mengirimkan chat di Whatsapp. Namun bukannya soal transaksi jual beli, dia malah mengirimkan chat tak m3sum.

"Saya pesan motor tapi lama-lama chatnya sangat tidak wajar," kata SY.
SY dikirimin gambar p0rn0 yakni foto kem4luan pria. Dia juga dikirimi voice note atau pesan suara yang mengandung unsur pelecehan.

"Pesan suaranya mau ngajak ke hotel," Ujar SY.
SYpun mengirimkan voice note tersebut ke sorotberita.com. Isinya memang kasar dan melecehkan. Berikut potongan isi voice note-nya:

"Gimana kalau saya bayar seratus juta , kita cari hotel bintang lima gimana?" 

"Kenapa emangnya Mbak, mau di ng3nt0t atau Anda l0nt3?"

Mendapat kiriman pesan suara itu, SY ketakutan dan mengatakan akan melaporkannya ke kantor polisi. Namun bukannya jera, penjual itu malah mengancam balik.

"Silakan laporkan, saya tunggu Mbak. Kalau Mbak laporkan saya, saya p3rk0sa Mbak". kata si penjual ke SY lewat voice note.

SY lalu memblokir nomor si penjual itu. lalu dia mengunggah chat m35um penjual itu ke sebuah grup di Facebook. SY berharap tidak ada lagi orang yang menjadi korban seperti dia.

"Buat para perempuan hati-hati jika berbelanja online. Saya niat beli tapi lama-lama orang ini sangat tidak wajar sampai mengirim foto kem4luan dia. Rasanya sangat trauma. Yang bisa melacak dari nomor, tolong dilacak nomor orang ini," kata SY.


"Semoga tidak ada korban lagi," harap SY.


Subscribe to receive free email updates: