Astaga Inilah Sisi Lain Hutan Bunuh Diri Jepang Yang Perlu Anda ketahui


Sorotberita.com -  Hutan Aokigahara di Jepang dikenal banyak orang sebagai lokasi favorit untuk melakukan bunuh diri. Tapi dibalik kesan horor tersebut ternyata tersembunyi keindahan yang eksotis.

Memang tak dapat dipungkiri lagi tentang fakta yang sangat menyeramkan mengenai Hutan Aokigahara ini. Karena Hutan ini terkenal sebagai lokasi bunuh diri penduduk setempat karena berbagai permasalahan hidup. Mereka bunuh diri dengan cara gantung diri atau meminum racun. Bahkan karena pamor seramnya, hutan ini dibuatkan filmnya.

Pernahkah anda menonton The Forest? Sebuah film horor kolaborasi Amerika dengan Jepang dengan latar Hutan Aokigahara, Jepang. Film ini menggambarkan bagaimana suasana menakutkan dan spiritual dari hutan.

Dikumpul oleh medinesia dari berbagai sumber, sudah lebih dari 500 orang yang melakukan bunuh diri di hutan ini. Setelah beberapa lama barulah mayat tersebut ditemukan oleh keluarga atau polisi setempat. Bahkan juga ada mayat yang hilang dan tidak ditemukan jejaknya.

Hutan Aoikigahara terletak di bawah kaki Gunung Fuji, atau sekitar 160 Km ke arah sebelah barat dari Kota Tokyo. Hutan Aoikigahara merupakan hutan yang sangat lebat dan gelap dengan luas mencapai 3.000 hektar.

Dibalik ketenarannya sebagai lokasi bunuh diri, hutan ini mempunyai lokasi yang menawan untuk destinasi wisata. Dari dalam hutan kita dapat melihat puncak Gunung Fuji yang tertutup salju. Tidak hanya itu, hutan ini memiliki beberapa gue es yang sangat cantik.

Gua yang sering dikunjungi ialah Gua Narusawa dan Gua Fugaku. Gua Narusawa disebut juga gua es karena stalagtit dan stalagmit di sana membentuk es yang tebal. Belum lagi dinding dan langit-langit guanya juga membeku. Sedangkan Gua Fugaku, memiliki lorong yang panjang dengan suhu mencapai 0 derajat Celcius.

Karena daya tariknya ini, sebagian besar agen wisata menawarkan tour tracking ke Aokigahara lho! Memang membayangkan hutannya saja sudah membuat bulu kuduk berdiri. Ditambah lagi di banyaknya papan-papan peringatan untuk tidak melakukan bunuh diri.

Namun siapa tau suatu hari nanti pamor ini akan hilang, digantikan sebagai destinasi wisata favorit di Jepang kan?

Subscribe to receive free email updates: